Sistem Pengkabelan Jaringan Komputer

Menurut Wikipedia, Jaringan komputer merupakan jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer. Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router dan Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Untuk membuat jaringan computer memang diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router dan Gateway  sebagai peralatan interkoneksinya. Namun ada  peralatan tambahan yang diperlukan selain yang disebutkan barusan yaitu patch panel dan patch cords, memang patch panel dan patch cords tidak begitu terdengar familiar ditelinga kita dan banyak yang tidak mengetahui fungsi dari patch panel dan patch cords ini, akan tetapi jika kita ingin membuat jaringan computer yang lebih kompleks dan dengan jangkauan yang lebih luas maka patch panel dan patch cords ini sangat dibutuhkan.

Patch panel adalah peralatan pada sistem jaringan komputer yang berguna untuk mengatur atau memanagemen kabel agar lebih rapih dan terstruktur. Patch Panel ini biasanya digunakan dalam sistem jaringan komputer, studio rekaman, radio, televisi, dan lain – lain. Sedangkan patch cords atau dikenal juga sebagai pacth cable adalah kabel tembaga yang memiliki konektor RJ45, TERA atau GG45 di kedua ujungnya, meskipun ada versi hybrid yang memiliki berbagai jenis konektor di ujungnya. Pacth cords sering juga digunakan untuk menghubungkan port switch atau server ke sistem kabel terstruktur.

Dibawah ini adalah contoh sebuah instalasi sistem jaringan komputer tanpa memakai patch cable.

Kabel patch tanpa pengelolaan yang tepat dapat menjadi port yang kusut dan tersumbat yang membuat pemindahan dan penggantian menjadi sulit dan memakan waktu.

Lalu setelah memakai patch cable akan menjadi seperti gambar dibawah ini.


Dengan memasang alat pengelolaan kabel antara panel patch dan sakelar, kabel patch dapat diatur dengan rapi dan mengurangi tekanan pada konektor kabel patch.

Pada umumnya menggunakan patch panel tentu akan membuat kabel terlihat rapi, namun pada ruang didalam panel akan terlihat sempit, Panel Patch datar membutuhkan alat pengelolaan kabel untuk dipasang diatas dan dibawah yang menggunakan ruang rak.

Sebelum

Dengan menggunakan Panel Patch siku, penggunaan panel patch siku ini dapat menghemat ruang rak dan meningkatkan kepadatan patch dengan mengurangi kebutuhan alat pengelola kabel horizontal antara panel patch. Kabel patch diarahkan ke kiri dan ke kanan rak ke alat pengelola vertikal berkapasitas tinggi. Desain siku juga mempermudah akses ke port dan mengurangi tekanan pada konektor kabel patch.

Setelah